Bukan rahasia lagi jika sudah banyak beredar rumor yang mengatakan jika sosok pembalap muda Marc Marquez sangat cocok untuk menggantikan posisi Valentino Rossi di kubu Yamaha.

Bukan tanpa alasan Marquez bisa bergabung dengan Yamaha secepatnya, diantaranya kehadiran Jorge Lorenzo di Repsol Honda telah mengancam ketenangannya. Serta semakin tidak jelasnya performa Valentino Rossi yang selalu gagal mendulang kemenangan pada musim ini. Setidaknya begitulah prediksi yang telah diberikan oleh salah satu media terkenal di Spanyol yang bernama diariogol.

Bahkan media tersebut juga mengatakan kalau Marc Marquez bisa saja membatalkan kontraknya dengan Repsol Honda yang sudah disepakati hingga musim 2020. Kemudian bergabung dengan Yamaha pada musim 2019. Lalu kemana Valentino Rossi dan Maverick Vinales?

Menurut media tersebut Yamaha akan menurunkan tiga pembalap pada musim 2019 sama halnya yang pernah dilakukan oleh Honda pada musim 2011 yang silam. Dimana Honda kala itu menurunkan Andrea Dovizioso, Casey Stoner, dan Dani Pedrosa sekaligus mengutip dari motogp.com.

Kalau itu benar, artinya Marc Marquez akan menolak nilai kontrak sebesar €15 juta atau setara dengan Rp 253 Miliar per musimnya (2019 - 2020) di Repsol Honda mengutip dari cnnindonesia.com.

Namun fakta berbicara lain, hingga detik ini belum ada tanda-tanda jika Marc Marquez akan menggoyang motor YZR-M1 musim depan dan menolak gaji serta membatalkan kontrak dengan Repsol Honda.

Karena Marc Marquez pernah berkata jika Honda merupakan pabrikan yang paling menjadi prioritasnya dalam berkarir.

"Kami sudah melakukan pembicaraan seputar perpanjangan sekitar beberapa bulan yang lalu. Tapi saya harus melihat berbagai perkembangan dulu, khususnya dari segi tim, lewat sesi pramusim," kata Marquez mengonfirmasi perpanjangan kontraknya.

"Setelah itu, saya pikir semuanya baik-baik saja dan saya hanya mengikuti kata hati saja yang mengatakan bahwa Honda selalu menjadi prioritas dan pilihan utama," tambahnya mengutip dari metrotvnews.com.

Selanjutnya dia juga mengakui kalau Honda selalu membuat dirinya bahagia karena kerjasama tim yang sangat cepat dan terintegrasi.

"Apa yang membuat saya lebih bahagia di sini adalah karena pabrikannya bekerja sangat cepat. Saya merasakan atmosfer positif yang berbeda pada musim ini," tutup pembalap berjuluk Baby Alien tersebut.

Marc Marquez akan bertandem dengan Jorge Lorenzo di Repsol Honda setelah pabrikan asal Jepang ini mendepak Dani Pedrosa yang kian merosot. Marquez dan Lorenzo telah menyelesaikan perjanjian kontrak selama dua musim ke depan (2019 - 2020) dan ini akan menjadi pertarungan yang sangat sengit antara mereka berdua. Karena kita sama-sama mengetahui jika mereka adalah juara dunia yang tidak mau kalah satu sama lain.