Pada MotoGP Jerman hari minggu yang lalu (15/07), Pembalap Repsol Honda Marc Marquez kembali meraih podium pertama untuk yang kelima kalinya di musim 2018 ini. Kemenangan ini mengantarkan Marquez jauh meninggalkan para pesaingnya dalam klasemen umum sementara MotoGP dengan raihan 165 poin. Diperingkat kedua ditempati pembalap Movistar Yamaha Valentino Rossi dengan 119 poin, dan diperingkat ketiga juga ditempati pembalap Movistar Yamaha lainnya, Marverick Vinales dengan 109 poin, seperti dilansir motogp.com (15/07/18).

Ada yang menarik dari GP Jerman kemaren, dimana Sang Juara Marc Marquez berhasil tampil sangat dominan dari awal star sampai dengan garis finis. Hanya Jorge Lorenzo dari Tim Ducati yang sempat mengusik Marquez di posisi terdepan, walau hanya untuk beberapa lap saja. Selain itu, Marquez memimpin sendirian di depan, bahkan sampai garis finis, The Baby Alien meninggalkan Rossi di posisi kedua sampai dengan jarak 2 detik.

Dan yang lebih menarik lagi Marquez yang mengunakan ban soft di Sirkuit Sachsenring Jerman itu, terlihat sampai garis finis ban yang digunakan Marquez relatif masih cukup baik. Pantas saja kecepatan Marquez sangat konsisten sampai akhir balapan, dan bahkan pembalap berusia 25 tahun ini menyatakan kalau dia mau lebih cepat bisa saja dilakukannya, Karena dia tidak merasa ada penurunan pada performa motornya.

Kondisi ban Marquez yang masih relatif baik ini bertolak belakang dengan kondisi ban Valentino Rossi yang nampak sudah sangat haus. Rossi yang mengunakan ban berjenis medium pada GP Jerman tersebut, harusnya ban Rossi akan lebih awet dari ban Marquez yang mengunakan ban berjenis soft. Banyak pengemar MotoGP merasa aneh dengan kondisi ban kedua rider ini, bahkan ada yang mencurigai Marquez mempunyai ban khusus dari Michelin.

Ini tentu saja tidak mungkin terjadi karena Michelin sebagai produsen tunggal untuk ban MotoGP, pastinya memberi ban dengan kualitas yang sama pada semua pembalap. Ada juga yang berangapan Marquez yang relatif lebih kecil dan lebih ringan dari Rossi akan membuat ban Marquez akan lebih awet. Bahkan ada yang bercanda berpendapat Marquez yang sangat cepat, nyaris tidak mengunakan rem, sehingga gesekan antara aspal dengan bannya sangat sedikit.

Tetapi pendapat yang paling masuk akal dari Misteri awetnya ban Marquez ini adalah, setingan Motor Marquez dari para teknisi Tim Honda-lah yang sangat tepat, yang memperhitugkan semua aspek yang membuat Motor Marquez berlari dengan sangat efisien. Ditambah cara membalap Marquez yang dimusim 2018 ini relatif lebih tenang, tidak grasak-grusuk seperti musim-musim yang lalu.

Bagaimana menurut anda, apakah ada penyebab lain dari misteri awetnya ban Marc Marquez di GP Jerman kemaren?