Publik menunggu keputusan setelah Tim Nasional (Timnas) Argentina tersingkir dari Piala Dunia 2018. Pensiun (lagi) atau mencoba kembali?
Kegagalan dan pensiun memang lekat dalam sosok Messi. Bukti paling akurat yakni momen setelah final Copa America 2016. Dia mengalami kegagalan dalam tiga partai final beruntun di level internasional, kemudian langsung mengumumkan mundur dari Timnas Argentina.
Untung buat La Albiceleste, Messi menganulir keputusannya karena menerima dorongan dari banyak pihak, termasuk Diego Maradona. Piala Dunia 2018 pun menjadi kesempatan bintang milik Barcelona ini untuk menebus kegagalan-kegagalan pada masa lalu.
Alih-alih menyajikan stori happy ending, perjalanan Messi di Rusia berakhir prematur. Langkah Argentina terhenti sampai babak 16 besar setelah kalah 3-4 dari Prancis pada laga Kazan Arena, Sabtu (30/6/2018) malam WIB.
Bisa dikatakan Messi telah melewatkan kesempatan terakhirnya merengkuh trofi di pentas internasional. Sekarang saja, dia sudah menginjak 31 tahun. Menjalani Piala Dunia 2022 di Qatar dengan umur 35 tahun tentu tidak ideal buat seorang Messi. Makanya, tak sedikit pihak memprediksi bahwa suami Antonella Roccuzzo ini kembali mundur dari timnas.
Oleh karena itu pula, Messi menjadi sosok yang paling diburu jurnalis di mixed zone Kazan Arena setelah pertandingan. Namun, tak sepatah kata pun terlontar dari mulut sang kapten. Begitu pula semua pemain Argentina yang menolak berkomentar sebelum menuju bus.
Hanya Javier Mascherano yang bersedia memberikan komentar. Dia mengumumkan bahwa laga melawan Prancis menjadi kiprah pamungkasnya dengan Argentina.
"Inilah waktu yang tepat untuk mengucapkan selamat tinggal dan kesempatan untuk pemain lebih muda. Semoga pada masa mendatang, mereka bisa meraih prestasi. Dan, mulai dari sekarang, saya cuma seorang suporter Timnas Argentina," ucap eks pemain Liverpool dan Barcelona tersebut sebagaimana dikutip dari Sky Sports.
Dengan begitu, catatan penampilan Mascherano sejak melakoni debut berhenti di angka 147. Dari begitu banyak laga, tak satu pun trofi disumbangkan Mascherano, sama saja seperti Messi.
Selain Mascherano, masih ada sejumlah pemain pilar Argentina lainnya yang sudah mencapai usia kepala tiga, di antaranya Sergio Aguero, Gonzalo Higuain, dan Angel Di Maria. Namun, Messi tentu saja menjadi sosok yang keputusannya dinanti. Apakah dia rela mengalihkan tongkat estafet ke juniornya dan mundur tanpa trofi internasional di kabinetnya?