Laga pembuka dimenangkan oleh Prancis atas uruguay pada pertandingan sebelumnya. Kali ini Timnas Belgia mengikuti jejak Prancis Setelah menang 2-1 atas Brasil di pertandingan perempat final Piala Dunia 2018 di Stadion Kazan Arena, Sabtu (7/7) dini hari WIB.

Kali ini pelatih Belgia Roberto Martinez mengerjakan perubahan dalam starter line up dengan memainkan Nacer Chadli, pahlawan kemenangan atas Jepang di babak 16 besar. Sementara Brasil tidak memainkan Casemiro akibat akumulasi kartu kuning. Tapi menurunkan Fernandinho. Marcelo yang tadinya diragukan tampil pun dimainkan.

Duel kesebelasan bertabur pemain bintang ini berlangsung sengit semenjak menit awal. Dimulai penyerang sayap Belgia Kevin De Bruyne membuat peluang awal, tetapi masih gagal. Brasil pun sempat melakukan serangan guna menembus pertahanan Belgia. Sontekan Thiago Silva memanfaatkan sepak pojok Neymar pada menit ke 8 masih membentur tiang gawang. Sebaliknya

Peluang pertama Belgia akhirnya dapat memecah kebuntuan guna unggul lebih dulu pada menit ke-13. Sepak pojok yang dilakukan Nacer Chadli langsung disambut oleh Vincent Kompany melalui sundulan. Bola datang namun salah diantisipasi Fernandinho malah masuk ke gawang Alisson.

Peluang kedua terjadi pada menit ke-31 Belgia menambah gol melalui tendangan roket Kevin De Bruyne. Memanfaatkan serangan balik, Romelu Lukaku yang mendapat bola yang dengan cerdik melakukan solo run sampai area pertahanan Brasil. Melihat ruang tembak tertutup maka Lukaku lebih mengoper bola untuk De Bruyne yang bebas di sisi kanan. Saat kesempatan terbuka, pemain Manchester City tersebut langsung melakukan tembakan keras dari luar kotak penalti ke sisi kanan gawang yang tidak dapat dijangkau Alisson Becker. Pada menit ke-40,Belgia mendapatkan sepakan pojok. Kesempatan ini gagal dimanfaatkan kembali oleh Kompany. Karena tendangan melalui tumitnya tidak terlalu keras. Sehingga berhasil diselamatkan dengan mudah oleh Alisson.

Tertinggal dua gol membuat Brasil langsung mengurung pertahanan Belgia di babak kedua. Dengan penguasaan bola yang dikuasai Brazil 57% – 43%. Hanya saja upaya itu belum membuahkan hasil. Lini belakang Belgia masih lumayan tangguh menghalau serbuan Brasil. Serangan Brazil selalu berhasil dimentahkan oleh sang penjaga gawang courtois. Mungkin man of the match kali ini adalah Penjaga gawang Belgia Thibaut Courtois.

Tekanan juara dunia lima kali tersebut membuat Roberto Firmino yang masuk di babak kedua hampir memperkecil status lantaran terlambat menyambut umpan Marcelo pada menit ke-51. Brasil pun tidak mendapat penalti sesudah Gabriel Jesus dijatuhkan Vincent Kompany pada menit ke-55. Setelah menyaksikan VAR, wasit menyimpulkan tidak menyerahkan penalti bagi Brasil.

Tidak terlena, Belgia berupaya meningkatkan keunggulan. Hanya saja tendangan Eden Hazard pada menit ke-62 melenceng tipis di kiri gawang Alisson. Brasil akhirnya berhasil memperkecil selisih gol melalui pemain pengganti Renato Augusto pada menit ke-76. Augusto mencetak gol melewati sundulan memanfaatkan umpan kiriman Philippe Coutinho dari sisi serangan Brazil. Meski sempat memiliki sejumlah peluang mencetakl gol, Brasil tidak pun mampu menyamakan kedudukan. Hingga wasit membunyikan peluit panjang tanda berakhirnya laga, skor tetap 2-1 guna mengantarkan kemenangan Belgia. Di babak semifinal yang dilangsungkan di Stadion St. Petersburg, Rabu (11/7) dini hari, Belgia bakal menghadapi Prancis yang mengungguli Uruguay 2-0.