Pembalap dari tim pabrikan movistar yamaha, valentino rossi musim ini memang belum mampu kembali meraih hasil balapan yang benar-benar impresif. Pembalap 39 tahun tersebut saat ini hanya mampu naik kepodium juara ke tiga, dan belum satu kalipun sukses di podium pertama. Namun bukan berarti capaian tersebut benar-benar buruk, buktinya adalah the doctor untuk sementara sukses berada di posisi ke dua kelasmen pembalap sementara, di belakang marc marquez yang unggul 41 poin.
Dan pada balapan akhir pekan lalu, di sirkuit motogp assen pembalap utama dari tim pabrikan Yamaha itu sebenarnya punya peluang untuk dapat meraih podium pertama. Namun lagi-lagi karena ketatnya balapan dan sedikit melebarnya motor di saat balapan akan berakhir, mimpi untuk mampu meraih podium di musim ini hancur begitu saja.
Melihat bagaimana peforma dari pembalap andalannya di musim ini, manajer tim Yamaha meregalli menyebut performa motor Yamaha tengah menjadi sorotan saat ini karena dianggap kurang kompetitif. Dan hal tersebut memang benar adanya, sehingga para pembalapnya masih belum mampu untuk dapat meraih hasil balapan yang maksimal.
"Selalu ada tekanan, tapi kami butuh hasil. Kami telah mengalami banyak kesulitan sejak GP Assen 2017. Masalah-masalah ini terjadi di berbagai bidang. Kami sulit untuk menyelesaikan semua masalah kecil ini karena adanya kesulitan lain di setiap perlombaan. Kondisi ini sulit bagi kami,” ujar Meregalli seperti dilansir dari Speedweek.com (7/7/2018).
“Motor ini akan bekerja lebih baik pada 2018, tetapi dibandingkan dengan lawan kami, kami masih memiliki beberapa hal yang harus diperbaiki," tukasnya.
Tentu sangat menarik untuk kembali di saksikan pada balapan selanjutnya, mampukah para pembalap dari masing-masing tim kembali menampilkan aksi-aksi hebat seperti di balapan motogp assen, belanda. Tentu pembalap dari pabrikan juga tidak bisa menggap enteng para pesaing dari tim satelit yang di musim ini kembali mampu menebar ancaman.