Piala dunia edisi terbaru dilaksanakan di Rusia. Di luar dugaan, Jerman harus merasakan pil pahit sebab terlempar dari peta persaingan. Skuat asuhan Joachim Loew sudah angkat koper padahal baru bermain di babak grup. Mereka harus merelakan tempatnya diambil oleh negara lain yang sejatinya tidak diunggulkan, seperti Meksiko dan Swedia.
Dilansir dari mirror.co.uk (01/07/2018), dalam dua edisi terakhir, yakni tahun 2010 dan 2014, ada mitos yang tengah populer di kalangan pesepakbola, yakni keberadaan Pep Guardiola. Maksudnya? Pelatih asal Spanyol itu merupakan penentu siapakah juara dari gelaran Piala Dunia.
Pada tahun 2010, Pep menukangi klub asal Spanyol yakni Barcelona yang sukses besar di dunia sepakbola. Di waktu bersamaan, La Furia Roja juga memboyong pulang gelar Piala Dunia. Di edisi 2014, pelatih berkepala plontos menjadi arsitek Bayern Munchen. Hasilnya, Der Panzer juga keluar menjadi yang terbaik di kolong jagat.
Terbaru, Pep menjadi pelatih Manchester City di Liga Primer Inggris. Lantas, apakah mitos Pep Guardiola akan kembali menjadi kenyataan. Jika iya, Inggris akan mengangkat trofi Piala Dunia yang terakhir kali mereka dapatkan pada tahun 1966 silam. Cukup lama ya?
Sebagai sedikit informasi, Inggris akan menghadapi Kolombia dalam babak 16 besar Piala Dunia. Oleh karena itu, keberadaan mitos Pep Guardiola itu akan diuji kembali. Jika benar, pelatih asal Spanyol memang selalu memberikan hoki kepada negara dimana klub yang ia latih berasal.