Kekalahan Jerman atas Meksiko, Minggu (17/6), semakin memperpanjang rekor buruk juara bertahan Piala Dunia di laga perdananya. Dari 5 edisi terakhir, tercatat hanya 1 kali tim juara bertahan mampu meraih kemenangan di laga perdananya.

Rekor kurang bagus ini dimulai di edisi 2002. Kala itu, Prancis yang diperkuat oleh Zinedine Zidane, Fabien Barthez, Thierry Henry dan David Trezeguet secara mengejutkan harus mengakui keunggulan tim debutan, Senegal. Prancis harus tak mampu membalas gol tunggal yang dicetak oleh Papa Bouba Diop di menie ke-30. Kekalahan ini menjadi awal keterpurukan Prancis di Korea Selatan dan Jepang. Les Bleus harus tersingkir di babak grup setelah hanya mampu meraih 1 poin dari 3 pertandingannya.

Di edisi 2006, Brasil tak mengikuti langkah Prancis di edisi sebelumnya. Tim samba berhasil meraih kemenangan tipis atas Kroasia. Gol tunggal kemenangan Brasil dicetak oleh Kaka di menit ke-44. Brasil pun berhasil lolos ke babak perempat final setelah mengalahkan Ghana di babak 16 besar. Namun, kegemilangan Zinedine Zidane dan Prancis harus membuat langkah Adriano dkk terhenti di babak 8 besar.

Di edisi selanjutnya, Italia yang bermain sebagai tim juara bertahan gagal meraih kemenangan setelah dipaksa bermain imbang 1-1 dengan Paraguay. Gol Daniele De Rossi di menit ke-63 menjadi penyelamat Azzurri yang tertinggal lebih dahulu akibat gol dari Antolin Alcaraz pada menit ke-39. Di pertandingan selanjutnya, Gianlugi Buffon dkk kembali meraih hasil imbang melawan Selandia Baru. Italia dipastikan tersingkir setelah di dikalahkan oleh Slovakia di partai pamungkas.

Rekor buruk tersebut kembali berlanjut di Brasil 4 tahun yang lalu. Spanyol yang tampil menggila selama beberapa tahun terakhir secara mengejutkan menelan kekalahan telak 1-5 dari Belanda. Kekalahan tersebut seakan meruntuhkan mental dari Iker Casillas dkk di Brasil. Pasalnya, La Furia Roja tak mampu lolos dari babak grup setelah kembali menelan kekalahan melawan Cile di pertandingan selanjutnya.