Dilansir goal.com (27/6/2018), sebelum laga hidup mati Argentina kontra Nigeria disebutkan bahwa Lionel Messi akan menentukan sendiri strategi dan starting line up Argentina menyusul kabar yang menyebut bahwa dirinya dan sejumlah pemain Argentina tak puas dengan kinerja Sampaoli dimana dalam 2 laga awal tim tango gagal meraih kemenangan. Strategi 3-4-3 juga dirasa tak cocok dengan gaya main Albiceleste.
Seolah membenarkan rumor tersebut, apa yang tersaji dalam laga kontra Nigeria memang tampak Argentina yang lain. Pertama, Formasi tim tango berubah dari 3-4-3 menjadi 4-3-3 seperti dilansir livescore.com (27/6/2018), bahkan terdapat pula 5 perubahan dalam susunan pemain yakni munculnya nama-nama "baru" seperti Armani, Marcos Rojo, Di Maria, Gonzalo Higuain dan Di Maria.
Memang hal ini tak langsung memunculkan dampak instan di lapangan terlebih nama striker Juventus justru kerap membuang peluang matang. Tapi yang jelas serangan Argentina tampak lebih menggigit meski finishingnya belum sempurna.
Namun ada 3 hal yang patut dicermati disini. Pertama, Argentina sukses menang dengan formasi baru ala Messi. Selain itu pemilihan pemain ala Messi juga terbukti ampuh. Pada gol pertama yang dilesakkan oleh Messi sendiri, Ever Banega menjadi kreator alias penyumbang assit (bukti kedua).
Dan bukti terakhir atau yang ketiga, penentu gol kemenangan tim tango juga lahir dari pemain pilihan Lionel Messi, Marcos Rojo!
Argentina dipastikan telah melaju tapi tentu saja banyak hal harus dibenahi khususnya terkait dengan penyempurnaan taktik serta penyelesaian akhir yang buruk.