Walau tampil kurang meyakinkan, Prancis kembali meraih kemenangan tipis dalam laga melawan Peru di Yekaterinburg Arena, Kamis (21/6). Gol semata wayang kemenangan Prancis dicetak oleh Kylian Mbappe di menit ke-34.
Di laga tersebut, kedua tim sebenarnya sama-sama bermain menyerang. Peru yang tertinggal juga berkali-kali memberikan ancaman ke lini pertahanan Prancis. Tim Ayam Jantan juga memiliki beberapa peluang emas yang gagal diselesaikan dengan sempurna. Alhasil, gol tunggal Mbappe menjadi pembeda kedua tim hingga pertandingan usai.
Mbappe pertama kali mencuri perhatian ketika ia merumput bersama AS Monaco pada musim 2016/2017. Kala itu, ia masih berusia 17 tahun. Penampilan impresifnya mampu membawa Monaco lolos ke babak semifinal Liga Champions dan menjadi kampiun Ligue 1. Selepas tampil gemilang dibawah asuhan Leonardo Jardim, Paris Saint-Germain rela membayar mahal demi mendatangkannya.
Di PSG, kariernya pun semakin mentereng. Berkat penampilan bagusnya bersama Les Parisiens, ia menjadi salah satu pemain yang dibawa Didier Deschamps untuk berlaga di Piala Dunia 2018 bersama timnas Prancis. Di laga pertama Les Bleus, penampilannya tampak kurang mengigit. Di laga kedua, seluruh dunia baru menyaksikan penampilannya yang maksimal.
Gol tunggalnya ke gawang Peru membuatnya menjadi pemain timnas Prancis termuda yang mampu mencetak gol di turnamen internasional. Selain itu, ia juga menjadi pemain Prancis pertama yang lahir setelah kemenangan Tim Ayam Jantan di Piala Dunia 1998 yang mampu mencetak gol untuk timnas senior di ajang internasional.
Kegemilangan Mbappe tampaknya masih belum akan usai. Di laga selanjutnya melawan Denmark, ia siap memberikan mimpi buruk selanjutnya kepada Andreas Christensen dkk.