Seedord yang kini melatih Deportivo juga akan melakukan guard of honour pada Blaugrana yang baru saja menjuarai Copa del Rey. Guard of honour ini merupakan sebuah tradisi penghormatan yang diberikan pada tim yang baru saja menjuarai sebuah kompetisi.
Walau pernah membela Real Madrid, Seedorf ingin Madrid bersikap lebih adil dan memberikan penghormatan pada Barca yang akan jadi juara.
"Saya seorang Madridista, tetapi saya juga adalah duta UEFA. Fair play sangat penting, guard of honour merupakan hal yang indah," ujar Seedorf dalam konferensi pers seperti dilansir dari Marca.com (29/04/18).
Pelaih 42 tahun ini ingin El Real memberi teladan yang baik bagi generasi muda agar bisa menanamkan sikap saling menghormati dalam sepak bola.
"Saya pikir ini biasanya dilakukan di Spanyol dan itu adalah pesan untuk anak-anak muda, sehingga mereka dapat melihat rasa saling menghormati dan penting bahwa tim dan pemain besar melakukannya," kata legenda AC Milan ini.
Mantan pemain timnas Belanda ini berharap Barcelona dan Real Madrid tetap bisa menjaga nilai-nila olahraga satu sama lain.
Seperti diberitakan sebelumnya, Madrid menolak memberikan guard of honour saat el clasico jilid 2 musim ini. Penyebabnya, karena pada edisi pertama, Barca tak melakukan guard f honour di Santiago Bernabeu saat Madrid baru saja menjuarai Piala Dunia Antarklub 2017.
Pihak Barca beralasan tak harus memberikan penghormatan itu karena Lionel Messi dkk tak terlibat dalam kompetisi itu.
Kini Los Blancos seperti ingin membalaskan dendamnya dengan tak memberikan guard of honour bagi Barca. Jelas tindakan kedua raksasa Spanyol ini bisa merusak tradisi guard of honour yang sudah lama ada.
Bagaimana tanggapan kamu tentang hal ini? Silakan berikan pendapatmu di kolom komentar ya.