Lagi-lagi Valentino Rossi di salahkan oleh pihak penyelelenggara MotoGP yakni FIM (Federasi Motor Internasional). Hal ini di sampaikan langsung oleh presiden FIM yaitu Vito Ippolito yang menganggap Rossi terlalu berlebih-lebihan. Sehingga permasalahan yang terjadi antara Rossi dan Marquez semakin ricuh saja di hadapan publik.
Presiden FIM ini marah besar dengan pernyataan ngawur dari Valentino Rossi yang dianggap berlebih-lebihan. "Saya membaca surat kabar dan saya marah. Saya tidak ingin itu terjadi lagi apa yang terjadi pada akhir 2015, semua cerita itu belum berjalan baik untuk olahraga kami atau untuk dua juara seperti Rossi dan Marquez."
"Marquez tidak mengincar kaki pengemudinya. Memang benar dia mengemudi dengan agresif. Di sisi lain, Valentino telah membesar-besarkan pernyataannya, dia memiliki banyak penggemar dan kata-katanya negatif untuk olahraga kami ," ujar Presiden FIM, Vito Ippolito. Dilansir dari GPOne, 11 April 2018.
Dari pernyataan tersebut terkesan kalau pihak FIM sedikit membela Marc Marquez dan memojokkan Valentino Rossi dengan ucapan-nya yang menyinggung olahraga MotoGP. Jika benar demikian, akankah Marc Marquez segera bisa tenang dan terbebas dari hukuman yang lebih berat?
Karena sebelumnya, banyak pihak yang menginginkan jika Marc Marquez itu didiskualifikasi saja dari MotoGP. Salah satunya adalah Carlo Pernat sang pengamat MotoGP.
"Hal yang sangat tidak terhormat. Sekarang Marc menyuruh semua orang melawannya dan mereka takut dijatuhkan olehnya. Dia tak bisa lagi melakukan apa yang dia suka. Dorna harus mendiskualifikasi dia satu balapan dan jika itu tidak terjadi, maka akan membayangi seluruh kejuaraan," kata Pernat dikutip dari GPOne, Selasa (10/4/2018).