Mantan bek Barcelona, Carles Puyol mengakui bahwa dia sangat geram atas keberhasilan Real Madrid mempertahankan trofi Liga Champions untuk tiga musim berturut-turut.
Los Blancos berhasil mengalahkan Liverpool 3-1 di final di Kiev pada Minggu (27/05/18) dini hari, dan memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka di Eropa sejak Zinedine Zidane resmi menjadi pelatih. Sementara itu, Barcelona tersingkir di perempatfinal dari AS Roma.
1. Tim yang Lebih Baik
Bagi Puyol, mantan timnya itu tetap lebih baik dari Real Madrid meskipun pada kenyataanya rival abadi Barca itu berhasil memenangkan Liga Champions beberapa tahun terakhir.
"Saya yakin bahwa kami memiliki tim yang lebih baik daripada Madrid. Tetapi mereka telah memenangkan empat dari lima Liga Champions terakhir," kata Puyol seperti dikutip dari Sports Mole.
2. Korbankan Copa del Rey
Bagi Puyol sangatlah penting bagi tim sekelas Barcelona untuk menetapkan prioritas mereka dalam berburu gelar Liga Champions musim depan.
"Saya pikir solusi untuk mendapatkan Liga Champions adalah menetapkan prioritas. Kami kehilangan kesempatan dan saya marah tentang itu sebagai penggemar Barca. Memenangkan treble sangat sulit seperti yang ditunjukkan statistik. Jadi saya pikir hal yang paling masuk akal adalah mengorbankan Copa del Rey,” ujar mantan kapten ini.
3. Miliki Dampak Global
Puyol bahkan mengakui memenangkan Liga Champions memiliki dampak yang besar terhadap nama klub.
"Kami memiliki tim yang hebat dan kami memiliki Lionel Messi. Saya pikir Liga Champions memiliki dampak global yang jauh lebih besar dan juga penghargaan Ballon d'Or. Saya tidak ragu siapa pemain terbaik di dunia tetapi Messi harus menunjukkan bakatnya, baik di La Liga dan di seantero Eropa. Saya yakin dia akan setuju dengan saya," tambahnya.
Messi sendiri pernah memenangkan empat Liga Champions bersama Barcelona. Sementara bintang Los Blancos, Cristiano Ronaldo telah genap meraih lima trofi.