Akan tetapi, tidak sedikit para rekrutan anyar yang didatangkan oleh beberapa tim Premier League, tidak bisa menuai ekspetasi. Setidaknya ada sepuluh rekrutan terburuk yang pernah terjadi di Premier League, berikut adalah penjabarannya.
1. Andy Carroll (Liverpool)
Andy Carroll didatangkan Liverpool dari Newcastle United dengan mahar 35 juta pound pada bursa transfer musim 2011. Kedatangnya dirinya diharapkan bisa menjadi pengganti sosok Fernando Torres, yang baru saja hengkang ke Chelsea.
Akan tetapi, Carroll tidak bisa memenuhi ekspetasi publik Anfield, bersama The Reds dirinya hanya berhasil mencetak enam gol dari 44 laga di Premier League. Performa buruk Carroll di Liverpool, membuat ia akhirnya dilepas pihak klub ke West Ham United.
2. Fernando Torres (Chelsea)
Didatangkan Chelsea pada bursa transfer musim dingin 2011 dengan mahar 50 juta pound, Fernando Torres tidak bisa menemukan permainan terbaiknya di Stamford Bridge.
Bersama Chelsea, El Nino kerap kesusahan untuk bisa merobek gawang lawan. Semasa kariernya di The Blues, Torres hanya bisa mencatatkan 45 gol dari 145 laga yang dilakoninya.
3. Juan Sebastian Veron (Manchester United)
Pada keemasnya di medio 1998-2001, Juan Sebastian Veron sering dianggap sebagai salah satu gelandang terbaik di dunia. Veron yang membela Parma dan Lazio, berhasil memperlihatkan kehebatannya.
Hal itu pun, yang membuat Manchester United akhirnya memutuskan untuk mendatangkannya di tahun 2001. Sayangnya bersama Man United, Veron terlihat tidak bisa beradaptasi baik dengan sepakbola Inggris. Bersama The Red Devils, pemain asal Argentina ini hanya sering menjadi penghangat bangku cadangan saja.
4. Adrian Mutu (Chelsea)
Didatangkan dengan mahar 15,8 pound, Adrian Mutu memang sempat digadang-gadang bisa menjadi suksesor Gianfranco Zola di lini serang Chelsea.
Dalam tiga pertandingan pertamanya bersama The Blues, Mutu memang berhasil menunjukkan ketajamannya dengan mencetak empat gol dari tiga laga yang dilakoninya. Namun, pemain asal Romania tersebut tidak bisa menunjukkan performa konsistensinya di laga-laga berikutnya.
Karier Mutu di The Blues semakin buruk setelah ia terbukti menggunakan kokain. Hal itu juga yang membuat Chelsea akhirnya memutuskan kontrak Mutu, karena sang pemain harus dihukum tujuh bulan larangan bermain.
5. Andre Santos (Arsenal)
Memperlihatkan performa apik bersama Fenerbache, membuat Arsenal akhirnya mendatangkan Andre Santos di musim 2011/12. Santos yang berposisi bek kiri, tidak bisa menunjukkan performa konsistennya.
Bahkan Santos merupakan bagian saat Arsenal dibantai oleh Manchester United dengan skor 2-8 di tahun 2011. Pemain asal Brasil yang sering melakukan blunder-blunder fatal ini, akhirnya resmi meninggalkan The Gunners di tahun 2013 dengan bergabung ke Flamengo.