Selama ini pembalap asal Spanyol Maverick Vinales enggan untuk buka mulut tentang masalah yang sedang menerpa Marc Marquez dan Valentino Rossi.
Itu terbukti saat ditanya tentang peristiwa tabrakan dia malah memilih untuk fokus kepada diri sendiri.
"Saya fokus diri sendiri dan masalah-masalah saya," ujar Vinales seperti dikutip dari detik.com (10/4/18).
Namun, baru-baru ini Maverick Vinales malah mengomentari kejanggalan yang terjadi pada diri Marc Marquez saat start di Moto GP Argentina. Dia mengaku dan berpendapat, seharusnya Marquez di diskualifikasi saja.
Vinales yang awalnya enggan berkomentar malah merubah haluan-nya dan ikut berkomentar, tapi tidak mengenai kasus perang Marquez-Rossi.
Ini terungkap saat Vinales ikut mengomentari postingan instagram @robinsenna96 yang dilansir dari bola.net (12/4/18).

Referensi pihak ketiga
"Normalnya, jika motor mati di grid, Anda harusnya pergi ke pit lane. Dan jika Anda melaju ke arah yang salah (berlawanan dengan arus trek) maka artinya bendera hitam (diskualifikasi). Ini keputusan buruk dari Race Direction. Tak peduli siapa rider itu," ujar juara dunia Moto3 2013 ini.
Dari paparan yang disampaikan Vinales di sosial media tersebut terlihat jelas jika dia beranggapan kejadian yang di lakukan oleh Marc Marquez saat start di GP Argentina itu tidak normal.

Referensi pihak ketiga
Berseberangan dengan ungkapan Vinales tentang Marquez ini, hal lain telah di ungkapkan pula oleh Marc Marquez.
Dimana Marc Marquez yang selama ini membela diri kalau dia tidak merasa menjatuhkan Valentino Rossi telah berubah haluan.
Marquez telah merubah haluan-nya dengan mengakui kalau diri-nya telah menjatuhkan Rossi dengan beberapa faktor yang tidak diinginkan oleh diri-nya.

Referensi pihak ketiga
“Ketika saya melepaskan helm saya, hal pertama yang saya coba lakukan adalah meminta maaf, itu adalah sesuatu yang semua pengendara lakukan saat melakukan kesalahan. Saya meminta maaf tapi saya tidak terima, saya mengerti karena itu adalah kesalahan saya, dan penting untuk belajar dari kesalahan itu,” kata Marquez saat wawancara dengan surat kabar Brasil, seperti dilansir dari Marca, Kamis (12/4).
Faktor penyebab-nya adalah karena terjadi kontak dengan Valentino Rossi karena kondisi sirkuit yang sangat licin di kutip dari sumberbola.net (14/4/18).