Nama Marko Simic belakangan memang tengah sering terdengar. Empat golnya ke gawang Johor Darul Takzim dalam lanjutan kompetisi AFC Cup group H Selasa (10/4) lalu sukses membuat nama striker asal Kroasia itu harum, tidak hanya di Indonesia namun juga di Eropa.
Torehan empat gol tersebut juga berhasil mendongkrak posisi Marko Simic yang semula diperingkat ke-3 sebagai penjaring gol terbanyak menjadi pemimpin daftar top skor sementara AFC Cup dengan torehan 7 gol.
Meski sang striker sukses mencatatkan sederet peforma impresif dalam beberapa pekan terakhir, namun hal tersebut tidak lantas membuat harga pasar mantan pemain Malaka United dan Negeri Sembilan itu menjadi tinggi. Meski cenderung menunjukkan peningkatan, tetapi posisi sang striker masih diluar 5 besar dalam kelompok striker Liga 1 dengan harga pasar tinggi.
Super Simic berada diurutan kedelapan (8) dengan perkiraan harga pasaar saat ini yang menembus angka 200.000,- euro. Jika saat ini harga 1 uero sama dengan Rp. 17.700,- (versi: themoneyconverter.com) maka nilai pasar Simic saat ini adalah Rp. 3.540.000.000 (tiga milyar lima ratus empat puluh juta rupiah)
Harga pasar Simic jauh lebih murah ketimbang harga striker anyar Bandung, Jonathan Bouman yang menempati urutan ke-5 dengan perkiraan harga pasar yang mencapai 300.000,- uero atau setara dengan Rp. 53.100.000.000,- (lima puluh tiga milyar seratus juta rupiah).
Berikut 10 besar harga pasar striker Liga 1 hingga hari ini (12/4/2018)
Ezechiel Ndouasel | Persib Bandung | 650.000,- Uero
Bruce Djite | PSM Makasar | 450.000,- Uero
Boaz Sollossa | Persipura Jaya Pura | 350.000,- Uero
Loris Arnaud | Persela Lamongan | 300.000,- Uero
Jonathan Bouman | Persib Bandung | 300.000,- Uero
Kisito Wilfried Yesooh | PSMS Medan | 300.000,- Uero
Nikola Komazec | Bhayangkara FC | 225.000,- Uero
Marko Simic | Persija Jakarta | 200.000,- Uero
Manuchekhr Dzhalilov | Sriwjaya FC | 200.000,- Uero
Ilija Spasojević | Bali United | 200.000,- Uero
Sumber: transfermarkt.com